Social Icons

http://www.youtube.com/user/MrEdysiswanto?

Rabu, Mei 27, 2009

Serba Serbi Unas

Pini dianta
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, maka pemerintah akan tetap menyelenggarakan Unas. Dengan Unas sebenarnya akan meningkatkan kinerja guru maupun motivasi belajar peserta didik. Sekolah pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelenggarakan Unas semaksimal mungkin baik dari penyelenggaraannya maupun hasil yang dicapai para peserta didiknya. Dengan penyelenggaraan UNAS maka pemerintah dapat mengetahui standar atau kualitas para peserta didik. Semakin tinggi standar kelulusannya semakin tinggi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

UNAS sebenarnya merupakan tolo ukur kemampuan peserta didik secara nasional. Peserta didik yang telah lulus dari UNAS berarti mereka telah lulus dari nilai yang telah dipatok oleh pemerintah. Unas sementara ini masih merupakan pola yang standar dalam pengukuran peserta didik secara nasional, hanya pelaksanaannya masih banyak kecurangan, sehingga hasil nilai peserta didik belum tentu murni dari keringat pikirannya sendiri. Yang perlu dirombak adalah pola pelaksanaan yang belum jujur.

Dengan naiknya standar kelulusan Unas tiap tahun, maka sekolah akan semakin meningkakan pembelajarannya untuk mencapai tingkat kelulusan sebanayk mungkin bahkan kalau bisa lulus semua. Harapan kami tidak hanya mengalami kenaikan hanya rata-rata 5.50 namun bisa 6.00. Rata-rata 6.00 bisa meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia dimata dunia, namun tidak ada nila mati.

Rata-rata standar kelulusan yang setiap tahun bertambah, merupakan tantangan bagi peserta didik dan guru untuk menguasainya. Kalau kita menyadari akan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, standar nilai UNAS tidak perlu ditakutkan. Justru hal itu akan menjadi pembangkit semangat para peserta didik dan guru serta warga sekolah untuk mempersiapkan diri berhasil dalam UNAS.

Walaupun banyak pro dan kontra terhadap pelaksanaan UNAS, UNAS masih sangat perlu untuk menjadikan penentu kelulusan peserta didik. Namun perlu diketahui Nilai Unas bukan satu-satunya penentu kelulusan dari satuan pendidikan. Masih banyak faktor lain yang menjadikan peserta didik lulus dari satuan pendidikan, sehingga walaupun peserta didik lulus UNAS, belum tentu mereka secara otomatis lulus dari sekolah.

Unas masih banyak penyimpangan, seperti ada bantuan dari pihak luar dan para peserta didik masih bisa bekerja sama dengan temanyya, merupakan racun yang akan membawa penyakit terhadap peserta didik di masa mendatang. Peserta didik tidak lagi peduli terhadap belajar dan kurang memperhatikan guru dalam pembelajarannya, sehingga akan menghambat peningkatan kualitas pendidikan.

Setiap tahun standarnilai kelulusan mengalami kenaikan, berarti sumber daya manusia kita akan mengalami peningkatan kualitas secara pereodik. Bisa kita katakan bahwa sumbar daya anak Indonesia saat ini mempunyai kemampuan dengan rata-rata nilai 5.50. lebih baik dari tahun kemarin yang hanya memiliki kemampuan rata-rata 5.25.

Kenaikan standar nilai kelulusan akan berdampak langsung terhadap prestasi belajar siswa. Semakin berat standar nilai yang ditentukan, semakin tertantang pula para guru dan peserta didik untuk menyelesaikannya. Jiaklau tantangan itu bisa dilewati, berarti secara langsung prestasi belajar mereka meningkat.

Tidak ada komentar: