Tholabul Ilmi Fardhotun ‘Ala Kulli Mu’minin wal Mu’minah

 


Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Ungkapan “Tholabul ilmi fardhotun ‘ala kulli mu’minin wal mu’minah” sejalan dengan semangat ajaran Islam yang menempatkan ilmu sebagai cahaya kehidupan. Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa kewajiban menuntut ilmu tidak dibatasi oleh usia, jenis kelamin, atau status sosial.

Al-Qur’an memberikan kedudukan tinggi bagi orang-orang berilmu. Allah SWT berfirman:
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11). Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu adalah jalan menuju kemuliaan dan kedekatan dengan Allah.

Perintah pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ adalah Iqra’ (bacalah) (QS. Al-‘Alaq: 1–5). Ini menjadi bukti bahwa Islam dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan. Dengan ilmu, seorang muslim mampu membedakan yang benar dan salah, memperbaiki ibadah, serta memberi manfaat bagi sesama.

Menuntut ilmu bukan hanya di bangku sekolah atau majelis taklim, tetapi sepanjang hayat. Selama niatnya karena Allah, setiap langkah mencari ilmu bernilai ibadah. Maka, marilah kita hidupkan semangat tholabul ilmi dalam keluarga, masjid, dan masyarakat, agar lahir generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Komentar