Kesabaran bukanlah tanda kelemahan, melainkan kekuatan iman yang Allah tanamkan dalam hati hamba-Nya. Dalam setiap ujian hidup, Allah mengajarkan kita untuk tetap bertahan, berikhtiar, dan tidak berhenti berdoa. Sebab, kesabaran yang disertai doa akan selalu berujung pada kebaikan.
Allah ﷻ berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 153)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang bersabar. Bahkan, kebersamaan Allah menjadi jaminan ketenangan dan kekuatan bagi mereka yang tetap istiqamah dalam ujian.
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Semua urusannya adalah baik baginya. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur dan itu baik baginya. Jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar dan itu baik baginya.”
(HR. Muslim)
Doa yang terus dipanjatkan, meski belum segera terkabul, bukanlah doa yang sia-sia. Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui waktu terbaik untuk mengabulkannya. Bisa jadi Allah menunda karena ingin memberi yang lebih baik, atau karena Dia ingin hamba-Nya semakin dekat kepada-Nya.
Sebagaimana firman Allah ﷻ:
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu.”
(QS. Ghafir: 60)
Maka, tetaplah bersabar dalam setiap proses kehidupan. Jangan lelah berdoa, karena kesabaran yang dijaga dengan keyakinan akan berbuah kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat. 🌱
Komentar