Jalan-Jalan Termasuk Ibadah dalam Islam




Dalam Islam, ibadah tidak terbatas pada shalat, puasa, dan zakat semata. Setiap aktivitas yang bernilai kebaikan dan dilakukan dengan niat yang benar dapat bernilai ibadah, termasuk jalan-jalan atau bepergian. Islam memandang perjalanan sebagai sarana untuk menambah ilmu, merenungi ciptaan Allah, serta mempererat silaturahmi.

Dasar Al-Qur’an

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Katakanlah: Berjalanlah di muka bumi, lalu perhatikan bagaimana kesudahan orang-orang terdahulu.”

(QS. Ar-Rum: 42)

Ayat ini menunjukkan bahwa berjalan atau bepergian dianjurkan agar manusia mengambil pelajaran dari sejarah dan tanda-tanda kebesaran Allah. Dalam ayat lain Allah juga berfirman:

“Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin.”

(QS. Adz-Dzariyat: 20)

Perjalanan membuka mata dan hati manusia untuk lebih bersyukur atas nikmat Allah

Komentar