Social Icons

http://www.youtube.com/user/MrEdysiswanto?

Selasa, Desember 11, 2012

LANGKAH-LANGKAH MELAKUKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS



Oleh:
Prof. Dr. H. Imam Suyitno, M.Pd
(Guru Besar Universitas Negeri Malang)

LANGKAH-LANGKAH
            Sebagai tindakan untuk memperbaiki kondisi pembelajaran atau meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran, diperlukan cara kerja yang sistematis dan bertahap. Pelaksanaan suatu tindakan itu harus diawali dari perencanaan yang sungguh-sungguh sebelum dilaksanakan, dievaluasi, ditentukan keputusan, dan dilakukan tindak lanjut. Di samping itu, sebelum tindakan tersebut dijalankan, perlu diketahui masalah apa yang akan ditindak, mengapa perlu menindaknya, bagaimana cara menindaknya, mengapa cara itu yang dilakukan, siapa yang akan dikenai tindakan, kapan dilakukan, dan di mana akan dilakukan tindakan itu.
            Nah, agar guru dapat melakukan tindakan secara benar dan terarah, berikut ini dikemukakan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian tindakan kelas tersebut.
1)      Langkah pertama, guru harus melakukan identifikasi dan analisis masalah Pembelajaran.
2)      Langkah kedua, guru harus membuat perencanaan PTK dengan siklus-siklusnya, yang di antaranya meliputi
a)      menyusun rpp
b)      menyusun instrumen tes
c)      menyusun lembar tugas
d)      menyusun pertanyaan wawancara
e)      menyusun format observasi
f)       menyusun angket
3)      Langkah ketiga, setelah perencanaan disusun secara matang dan memadai, guru dapat melaksanakan PTK sesuai dengan urutan siklus yang direncanakan, di antaranya meliputi
a)      melakukan tindakan sesuai dengan rpp
b)      melakukan observasi
c)      merekam atau mencatat hasil observasi
d)      melakukan evaluasi hasil belajar
e)      melakukan evaluasi kinerja
f)       melakukan wawancara
g)      dsb.
4)      Langkah keempat, jika rencana yang sudah dibuat dilaksanakan, langkah selanjutnya guru melakukan refleksi terhadap tindakan dengan mempertimbangkan informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil wawancara, hasil tes, hasil quiz, atau informasi lainnya. Dalam refleksi tersebut, guru perlu mempertimbangkan dan menggambarkan secara objektif hal-hal berikut.
a)      Apakah proses tindakan sudah berjalan dengan baik?
b)      Apakah proses belajar lancar?
c)      Apakah hasil belajar meningkat?
d)      Apakah masalah kelas teratasi?
5)      Langkah kelima, berdasarkan hasil refleksi yang sudah dilakukan, guru dapat membuat simpulan tentang proses dan hasil belajar yang dicapai melalui tindakan yang dijalankan itu. Simpulan tersebut dapat berupa
a)      proses belajar telah berjalan lancar dan baik atau proses belajar belum berjalan dengan baik,
b)      hasil belajar telah memenuhi kriteria yang diharapkan atau hasil belajar belum memenuhi harapan,
c)      kondisi pembelajaran telah dapat diperbaiki atau kondisi pembelajaran masih perlu dibenahi atau diperbaiki lagi
d)      dan sebagainya.
6)      Langkah keenam, berdasarkan simpulan yang telah dibuat dari hasil refleksi, langkah selanjutnya guru harus membuat keputusan. Keputusan tersebut dapat berupa pernyataan sebagai berikut.
a)      Jika masalah yang dirumuskan sudah dicapai, pelaksanaan tindakan dapat diakhiri (selesai).
b)      Jika masalah dianggap belum teratasi, perlu dilakukan siklus II.
c)      Jika PTK masih dilanjutkan pada siklus II, perlu dimulai lagi perencanaan siklus II yang dirancang berdasarkan hasil refleksi pada siklus I.
d)      Demikian seterusnya, sampai permasalahan pembelajaran yang telah dirumuskan dapat dituntaskan penyelesaiannya.

Tidak ada komentar: