Mahram dan Muhrim: Serupa Kata, Berbeda Makna


Dalam Islam, mahram dan muhrim memiliki makna yang berbeda, meskipun sering kali tertukar dalam percakapan sehari-hari.

Mahram adalah orang yang haram dinikahi untuk selama-lamanya karena hubungan nasab, persusuan, atau pernikahan tertentu. Contohnya ibu, anak perempuan, saudara perempuan, bibi, dan keponakan perempuan.

Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 23, yang menjelaskan perempuan-perempuan yang haram dinikahi.

Sementara itu, muhrim adalah orang yang sedang berihram untuk haji atau umrah, sehingga wajib menaati larangan-larangan ihram.

Rasulullah ﷺ juga menjelaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang larangan menikahi perempuan yang masih memiliki hubungan pernikahan tertentu serta ketentuan mahram dalam perjalanan.

Apa hikmahnya?

Islam mengatur hubungan keluarga dan pernikahan agar kehormatan, nasab, dan kesucian keluarga tetap terjaga. Karena itu, mari belajar agama dengan benar agar tidak keliru memahami istilah dan mengamalkannya.

Semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat, meluruskan pemahaman kita, dan membimbing kita untuk mengamalkan ajaran Islam dengan benar. Aamiin.


Komentar