Keikhlasan adalah kunci diterimanya amal ibadah. Bukan pujian manusia yang kita cari, bukan pula penghargaan yang kita harapkan, melainkan rida Allah SWT semata.
Allah berfirman dalam QS. Al-Bayyinah ayat 5:
“Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama.”
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ikhlas adalah ketika kita tetap berbuat baik meskipun tidak ada yang melihat, tetap bersedekah meskipun tidak ada yang memuji, dan tetap menolong meskipun tidak ada yang berterima kasih.
Namun, kita perlu ingat, Allah Maha Mengetahui segala isi hati. Karena itu, jagalah niat agar setiap amal tidak tercampuri keinginan untuk dipuji atau dihormati.
Mari luruskan niat dalam setiap langkah kehidupan. Tidak perlu sibuk membuktikan kebaikan kepada manusia, sebab yang paling penting adalah bagaimana amal kita bernilai di hadapan Allah.
Ya Allah, bersihkan hati kami dari riya, jauhkan kami dari kesombongan, dan jadikan setiap amal kami semata-mata untuk mencari rida-Mu. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲

Komentar