Rencana Kita Baik, Ketetapan Allah Lebih Baik
Manusia boleh menyusun rencana sebaik dan sesempurna mungkin. Namun, pada akhirnya Allah SWT-lah yang menentukan apakah rencana itu terjadi atau tidak. Karena itu, jangan terlalu sombong ketika rencana berhasil dan jangan terlalu kecewa ketika rencana gagal. Bisa jadi, Allah sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik.
Karena kesalahan teknis sehingga belajar melalui Nobar Kisah Nabi Muhammad SAW tertunda. Mohon maaf yang sebesar besarnya dari team teknis, tetap semangat untuk mencari ilmu.
Allah SWT berfirman:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan bahwa seorang mukmin harus selalu bersikap baik terhadap ketetapan Allah. Jika mendapatkan nikmat, ia bersyukur; jika mendapatkan kesulitan, ia bersabar. Keduanya menjadi kebaikan bagi seorang mukmin. (HR. Muslim)
Maka, berusahalah sebaik mungkin, susunlah rencana dengan sungguh-sungguh, berdoalah, lalu bertawakal kepada Allah. Jika rencana itu terwujud, bersyukurlah. Jika tidak terwujud, percayalah bahwa Allah memiliki rencana yang lebih sempurna.
Rencana manusia terbatas, ilmu manusia terbatas, tetapi ilmu dan ketetapan Allah sempurna.
“Dan kamu tidak dapat menghendaki, kecuali apabila dikehendaki Allah.”
(QS. Al-Insan: 30)
Berencana dengan ikhtiar, melangkah dengan doa, dan menerima hasil dengan tawakal.


Komentar