Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam adalah memperbanyak istighfar, yaitu memohon ampun kepada Allah SWT. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang senantiasa beristighfar, niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempitan, memberikan kelapangan dari setiap kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dinilai hasan oleh sebagian ulama).
Hadis ini menjelaskan tiga keutamaan besar bagi orang yang membiasakan istighfar:
- Allah memberi jalan keluar dari setiap kesulitan. Saat hidup terasa sempit, istighfar menjadi sebab datangnya pertolongan Allah.
- Allah memberi ketenangan dan solusi dari setiap kegelisahan. Hati yang dipenuhi istighfar akan lebih mudah menerima kemudahan dan pertolongan-Nya.
- Allah melimpahkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Rezeki bukan hanya berupa harta, tetapi juga kesehatan, ilmu, keluarga yang saleh, dan keberkahan hidup.
Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT:
"Maka aku berkata (kepada mereka), 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.'"
(QS. Nuh: 10–12)
Karena itu, jadikanlah istighfar sebagai amalan harian, baik setelah salat, di waktu sahur, maupun di sela-sela aktivitas. Semakin sering kita memohon ampun kepada Allah, semakin besar harapan kita memperoleh rahmat, kemudahan, dan keberkahan hidup.
"Astaghfirullāhal-'Azhīm wa atūbu ilaih." Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, melapangkan segala urusan, menghilangkan kesedihan, dan melimpahkan rezeki yang halal, baik, serta penuh keberkahan. Aamiin.

Komentar