💧 Air dalam Tubuh Kita: Nikmat Allah yang Sering Terlupa
Air adalah unsur terbesar dalam tubuh manusia. Sekitar 60–70% tubuh kita terdiri dari air. Darah, sel, otak, hingga organ vital seperti ginjal dan jantung semuanya bergantung pada air untuk bekerja dengan baik. Tanpa air, tubuh akan lemah, bahkan kehidupan tidak dapat bertahan.
Islam sejak awal telah menegaskan betapa pentingnya air bagi kehidupan. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan Kami jadikan dari air segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak beriman?”
(QS. Al-Anbiya: 30)
Ayat ini menunjukkan bahwa air adalah sumber kehidupan. Bukan hanya tumbuhan dan hewan, tetapi juga manusia. Air yang kita minum setiap hari adalah karunia Allah yang luar biasa.
Dalam ayat lain, Allah berfirman:
“Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya dari awan atau Kami yang menurunkannya?”
(QS. Al-Waqi’ah: 68–69)
Ayat ini mengajak kita untuk merenung dan bersyukur. Air yang masuk ke dalam tubuh kita bukan sekadar cairan biasa, tetapi rezeki langsung dari Allah.
Rasulullah ﷺ juga memberikan contoh adab dalam minum. Dalam hadits riwayat disebutkan bahwa Nabi ﷺ minum dengan tiga kali tegukan, tidak bernafas di dalam bejana, dan membaca basmalah serta hamdalah. Ini menunjukkan bahwa minum pun adalah ibadah jika dilakukan dengan adab dan niat yang baik.
Selain itu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu.”
(HR. )
Menjaga kecukupan air dalam tubuh termasuk bagian dari memenuhi hak tubuh. Dengan minum yang cukup, kita menjaga kesehatan, memperlancar metabolisme, membantu kerja ginjal, dan menjaga keseimbangan tubuh.
Maka, setiap kali kita minum, hendaknya kita menghadirkan rasa syukur. Air bukan hanya pelepas dahaga, tetapi tanda kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Semoga kita termasuk hamba yang pandai bersyukur atas nikmat air yang mengalir dalam tubuh kita. Aamiin.

Komentar